13/11/09

On 22.51 | By
PERATURAN TEKNIS PERTANDINGAN
CABANG OLAHRAGA BILLIARD
PORMA STAN


PERATURAN UMUM
1. Setiap tim diwakili 4 pemain inti dan 1 pemain cadangan (optional)
2. Pemain yang tergabung dalam team tidak ada perkecualian ; satu team boleh terdiri dari Putra dan/ atau Putri dan/atau Campur (no gender)
3. Sistem pertandingan knock-out beregu dengan memainkan 3 nomor :
> 9-ball single
> 8-ball double
> 10-ball single
4. Setiap nomor menggunakan sistem race to 3 (mencari 3 kemenangan). Khusus untuk pertandingan final race to 5 (mencari 5 kemenangan).
5. Tiap Team harus memilih satu orang yang ditunjuk sebagai Kapten.
6. Seorang pemain hanya boleh bermain sekali dalam tiap pertandingan.
7. Urutan dan kombinasi pemain yang bermain boleh berubah-ubah di tiap pertandingan, dengan tetap memperhatikan ketentuan nomor 6 di atas. Daftar pemain ini harus diserahkan kepada wasit oleh Kapten tim sebelum pertandingan.
8. Menggunakan system alternate break, dengan penentuan break pertama menggunakan lag for break.
9. Ketika akan menembak, minimal satu kaki dari pemain harus tetap menyentuh lantai. Apabila tidak, dianggap FOUL.
10. Pada saat melakukan break, minimal harus ada 4 bola yang menyentuh ban (cushion), jika tidak, maka FOUL.
11. Komisi wasit sudah ditentukan panitia. Keputusan wasit adalah mutlak. Protes dapat dilayangkan secara wajar dengan menyertakan alasannya. Protes yang berlebihan dapat mengakibatkan sebuah tim di-WO.
12.Hal-hal yang tidak tercantum dalam peraturan ini, mengacu pada world standarized rules.

PERATURAN 9-BALL
1. Bola yang digunakan adalah bola billiard yang bernomor 1 s.d 9 ditambah bola berwarna putih yang digunakan sebagai cue ball.
2. Susunan bola pada saat break, Bola bernomor 1 s.d 9 disusun berbentuk wajik (diamond). Posisi bola bernomor 1 di bagian atas wajik, sedangkan bola bernomor 9 diletakkan di tengah-tengah susunan bola. Dan bola lainnya ditempatkan secara acak.
3. Memasukkan bola dapat dilakukan secara langsung, yaitu dengan memukul bola bernomor paling kecil yang ada di atas meja, atau dengan mengkombinasikan bola sasaran dengan bola lain yang sekiranya dapat masuk ke dalam kantung meja.
4. Pemain dinyatakan melakukan pelanggaran (foul) apabila:
• Bola yang dipukul bukan merupakan bola paling kecil yang ada di meja.
• Bola putih atau bola berwarna melompat dan keluar dari meja permainan.
• Bola putih masuk ke dalam lubang.
• Bagian tubuh maupun pakaian pemain menyentuh bola yang ada didalam meja permainan.
• Bola putih tidak menyentuh bola sasaran saat dipukul.
• Saat bola sasaran dipukul, tidak ada bola yang menyentuh ban (cushion)
• Menaruh/meninggalkan stik play di atas meja

5. Ketentuan setelah pelanggaran.
• Pemain berikutnya memiliki kesempatan untuk meletakkan bola putih dimana saja di dalam meja permainan (free ball).
• Apabila bola bernomor keluar dari meja, maupun masuk kedalam lubang karena pelanggaran, maka bola tersebut tidak dikembalikan ke atas meja.
• Bola bernomor 9 dikembalikan ke atas meja pada titik footspot apabila keluar dari meja, maupun masuk ke dalam lubang karena pelanggaran. Apabila ada bola lain yang berada pada titik Foot Spot, maka bola bernomor 9 ditempatkan pada Long String terdekat dengan titik Foot Spot.
6. Push Out
Apabila setelah break, dan bola putih terhalang oleh bola lain sehingga bola sasaran tidak terlihat (tidak bisa dipukul secara biasa), maka dapat melakukan Push Out.
7. Ketentuan Push Out
• Push Out hanya dilakukan 1 kali dalam permainan, yaitu setelah Break.
• Sebelum melakukan Push Out, pemain harus memberitahukannya kepada lawan maupun wasit. Apabila pemain tidak memberitahukan kepada lawan maupun wasit, maka pukulan yang dilakukan dianggap pelanggaran.
• Dalam melakukan Push Out, pemain bebas memukul bola putih kearah mana saja, bahkan memasukkan bola apa saja, dan tidak dianggap FOUL.
• Setelah Push Out dilakukan, pemain lawan dapat memilih untuk menerima dan melakukan pukulan atau menyerahkan kembali ke pada pemain yang melakukan push out untuk memukul selanjutnya.

8. Jika seseorang pemain melakukan pelanggaran 3 x berturut – turut dalam satu game, maka dinyatakan kalah pada game tersebut. Wasit harus memberikan peringatan kepada pemain yang telah melakukan pelanggaran 2 x berturut-turut (jika lupa maka lawan berhak mengingatkan wasit )

9. Seorang Pemain dinyatakan menang, apabila:
• Memasukkan Bola bernomor 9 ke dalam lubang meja secara sah, baik secara langsung maupun kombinasi, atau juga pada saat Break (Ace Break).
• Pemain lawan melakukan pelanggaran 3 kali berturut-turut.


PERATURAN 8-BALL
NB : Menurut world standarized rules, dalam permainan bola 8, setiap tembakan harus called shot (menentukan mana bola yang akan ditembak dan lubang yang dituju). Tapi, karena berbagai pertimbangan, seperti tingkat kesulitan, dan lain sebagainya, peraturan ini sedikit dimodifikasi. Yang harus called shot hanya bola-8.
1. Dimainkan secara Doubles, 2 lawan 2. Menggunakan sistem rolling.
2. Bola-bola biliar dibagi 2 yaitu bola solid (1-7) dan bola stripes (9-15). Bola 8 adalah bola yang terakhir dimasukkan.
3. Apabila Bola-8 masuk pada saat break, pemain dapat memilih antara mengulang kembali break (bola ditata ulang), atau menaruh bola 8 pada footspot dan melanjutkan permainan.(sesuai dengan World Standardized Rules)
4. Pemain yang menembak setelah break, bisa memilih bola solid/stripes, dengan cara memasukkan bola solid/stripes. Misalnya, jika dia memasukkan bola 1 maka untuk selanjutnya dia harus memasukkan bola 2-7. Jika dia memasukan bola 10, maka selanjutnya dia harus memasukkan bola 9-15
5. Selama belum ada tim yang berhasil memasukkan suatu bola secara sah, maka status permainan masih open table (masih bebas memilih bola mana yang akan ditembak).
6. Pelanggaran (FOUL)
- bola yang dipukul bukan merupakan bola miliknya.
- memukul bola 8 padahal bolanya belum habis.
- Saat bola sasaran dipukul, tidak ada bola yang menyentuh ban (cushion)
- Bola putih masuk lubang
- Bola putih atau bola berwarna melompat dan keluar dari meja permain.
- Bagian tubuh maupun pakaian pemain menyentuh bola yang ada didalam meja permainan.
- Menaruh/meninggalkan stik play di atas meja

7. Setelah terjadi pelanggaran, maka tim lawan berhak mendapatkan Free ball.
8. Apabila pemain secara tidak sengaja memasukkan bola yang bukan miliknya (bola lawan), maka pada saat itu juga ganti giliran. (posisi bola putih tidak berubah)
9. Setelah memasukkan seluruh bola, maka bola 8 harus dimasukkan ke salah satu dari 6 lubang yang ada. Pemain yang akan menembak bola 8, harus memilih salah satu lubang yang akan dituju (called shot). Jika bola 8 masuk ke lubang yang salah maka pemain itu dianggap kalah.
10. Pemain yang secara tidak sengaja memasukkan bola 8 sebelum bola - bolanya habis dianggap kalah.
11. Sebuah Tim dinyatakan menang apabila :
- Memasukkan bola 8 pada lubang yang ditunjuknya setelah seluruh bolanya habis.
- Tim lawan memasukkan bola 8 padahal bolanya belum habis
- Tim lawan memasukkan bola 8 ke lubang yang salah.
- Tim lawan melakukan foul pada saat memasukkan bola 8 (contoh : ketika menembak bola 8,masuk, tapi bola putih juga masuk lubang, maka tim lawannya dinyatakan menang)
- Tim lawan menembak dan mengakibatkan keluarnya bola 8 dari meja.
- Tim lawan melakukan pelanggaran 3x berturut – turut

PERATURAN 10-BALL
NB : Menurut world standarized rules, dalam permainan bola 10, setiap tembakan harus called shot (menentukan mana bola yang akan ditembak dan lubang yang dituju). Tapi, karena berbagai pertimbangan, seperti tingkat kesulitan, dan lain sebagainya, peraturan ini sedikit dimodifikasi. Yang harus called shot hanya bola-10. Sedangkan peraturan lainnya tidak berbeda jauh dengan peraturan bola-9.
1. Bola yang digunakan adalah bola billiard yang bernomor 1 s.d 10 ditambah bola berwarna putih yang digunakan sebagai cue ball.
2. Susunan bola pada saat break, Bola bernomor 1 s.d 9 disusun berbentuk segitiga (triangle). Posisi bola bernomor 1 di bagian atas segitiga, sedangkan bola bernomor 10 diletakkan di tengah-tengah susunan bola. Dan bola lainnya ditempatkan secara acak.
3. Apabila Bola 10 masuk pada saat break, pemain tidak langsung menang. Bola 10 diambil dan ditaruh lagi pada footspot. Apabila ada bola lain di footspot, maka bola ditaruh pada longstring terdekat dengan footspot. Selanjutnya permainan dilanjutkan seperti biasa, dengan posisi bola putih tetap.
4. Memasukkan bola dapat dilakukan secara langsung, yaitu dengan memukul bola bernomor paling kecil yang ada di atas meja, atau dengan mengkombinasikan bola sasaran dengan bola lain yang sekiranya dapat masuk ke dalam kantung meja. Pengecualian apabila pemain hendak melakukan kombinasi untuk memasukkan bola 10, harus called shot. Apabila tidak called shot, maka pukulan dianggap tidak sah.
5. Pemain dinyatakan melakukan pelanggaran (foul) apabila:
• Bola yang dipukul bukan merupakan bola paling kecil yang ada di meja.
• Bola putih atau bola berwarna melompat dan keluar dari meja permainan.
• Bola putih masuk ke dalam kantung meja.
• Bagian tubuh maupun pakaian pemain menyentuh bola yang ada didalam meja permainan.
• Bola putih tidak menyentuh bola sasaran saat dipukul.
• Saat bola sasaran dipukul, tidak ada bola yang menyentuh ban (cushion)
• Menaruh/meninggalkan stik play di atas meja

6. Ketentuan setelah pelanggaran.
• Pemain berikutnya memiliki kesempatan untuk meletakkan bola putih dimana saja di dalam meja permainan (free ball).
• Apabila bola bernomor keluar dari meja, maupun masuk kedalam lubang karena pelanggaran, maka bola tersebut tidak dikembalikan ke atas meja.
• Bola bernomor 10 dikembalikan ke atas meja pada titik footspot apabila keluar dari meja, maupun masuk ke dalam lubang karena pelanggaran. Apabila ada bola lain yang berada pada titik Foot Spot, maka bola bernomor 10 ditempatkan pada Long String terdekat dengan titik Foot Spot.
7. Push Out
Apabila setelah break, dan bola putih terhalang oleh bola lain sehingga bola sasaran tidak terlihat (tidak bisa dipukul secara biasa), maka dapat melakukan Push Out.
8. Ketentuan Push Out
• Push Out hanya dilakukan 1 kali dalam permainan, yaitu setelah Break.
• Sebelum melakukan Push Out, pemain harus memberitahukannya kepada lawan maupun wasit. Apabila pemain tidak memberitahukan kepada lawan maupun wasit, maka pukulan yang dilakukan dianggap pelanggaran.
• Dalam melakukan Push Out, pemain bebas memukul bola putih kearah mana saja, bahkan memasukkan bola apa saja, dan tidak dianggap FOUL.
• Setelah Push Out dilakukan, pemain lawan dapat memilih untuk menerima dan melakukan pukulan atau menyerahkan kembali ke pada pemain yang melakukan push out untuk memukul selanjutnya.
9. Jika seseorang pemain melakukan pelanggaran 3 x berturut – turut dalam satu game, maka dinyatakan kalah pada game tersebut.
10. Seorang Pemain dinyatakan menang, apabila:
• Memasukkan Bola bernomor 10 ke dalam lubang meja secara sah dan harus called shot, baik secara langsung maupun kombinasi.
• Lawan memasukkan bola 10 ke lubang yang salah (bukan lubang yang dia tunjuk ketika called shot).
• Lawan melakukan pelanggaran 3 kali berturut-turut.
with Leave a response | 

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2007-2014 STAN Billiard | Admin-Writer-Layout by Rez Novianto / Rucksix
Blogger Theme by Lasantha